Minggu, 16 Desember 2012

MODEL-MODEL PEMBELAJARAN




1.    Model Arisan
Media yang digunakan:
Ø Buat kartu ( 5 x 5 cm) sebanyak jumlah siswa untuk menulis soal.
Ø Buat kartu (10 x 10 cm) sebanyak jumlah siswa untuk menulis jawaban.
Ø Wadah atau tempat untuk menaruh kartu-kartu tersebut.

Langkah-langkah:
a.    Bentuk kelompok + 4 orang setiap kelompok secara heterogen.
b.    Kertas jawaban dibagikan pada siswa, masing-masing 1 kartu soal digulung dan dimasukkan ke dalam wadah/tempat.
c.    Wadah yang telah berisi gulungan soal dikocok, kemudian salah satu dikeluarkan/diambil. Selanjutnya dibacakan agar dijawab oleh siswa yang memegang kartu jawaban.
d.   Apabila jawaban benar maka siswa dipersilakan tepuk tangan atau yel-yel lainnya.
e.    Setiap jawaban yang benar diberi poin 1 sebagai nilai kelompok sehingga nilai total kelompok merupakan penjumlahan poin dari para anggotanya.
f.     Dan seterusnya.

2.    Model Artikulasi
Langkah-langkah:
a.    Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai.
b.    Guru menyajikan materi pembelajaran.
c.    Untuk mengetahui daya serap siswa, bentuklah kelompok berpasangan dua orang.
d.   Suruhlah seorang dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan pasangannya mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil, kemudian berganti peran. Begitu juga kelompok lainnya.
e.    Suruh siswa secara bergiliran/diacak menyampai-kan hasil dialog dengan teman pasangannya
f.     Guru mengulangi/ menjelaskan kembali materi yang belum dipahami siswa
g.    Simpulan/penutup.

3.    Model Bertukar Pasangan
Langkah-langkah:
a.    Setiap siswa mendapat satu pasangan (guru biasanya menunjukkan pasangannya atau siswa menunjuk pasangannya).
b.    Guru memberikan tugas dan siswa mengerjakan tugas dengan pasangannya.
c.    Setelah selesai, setiap pasangan bergabung dengan satu pasangan yang lain.
d.   Kedua pasangan tersebut bertukar pasangan masing-masing, pasangan yang baru ini saling menanyakan dan mengukuhkan jawaban mereka.
e.    Temuan baru yang didapat dari pertukaran pasangan kemudian dibagikan kepada pasangan semula.

4.    Model Consept Sentense
Langkah-langkah:
a.    Guru menyampaikan tujuan.
b.    Guru menyajikan materi secukupnya.
c.    Guru membentuk kelompok yang anggotanya 4-5 orang secara heterogen
d.   Menyajikan beberapa kata ‘KUNCI’ sesuai materi yang disajikan
e.    Setiap kelompok disuruh membuat beberapa kalimat dengan menggunakan minimal 4 kata kunci setiap kalimatnya
f.     Hasil diskusi kelompok, didiskusikan lagi secara pleno yang dipandu guru
g.    Simpulan/penutup

5.    Model Cooperatif Script
Langkah-langkah:
a.    Guru membagi siswa untuk berpasangan
b.    Guru membagi wacana/materi kepada setiap pasangan untuk dibaca dan membuat ringkasan.
c.    Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar
d.   Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Sedangkan pendengar:
·      Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap.
·      Membantu mengingat/menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya
e.    Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Serta lakukan seperti di atas.
f.     Simpulan dari siswa dan guru.
g.    Penutup.

6.    Model Kooperatif Terpadu Membaca dan Menulis (Cooperatif Integrated Reading and Composition)
Langkah-langkah:
a.    Membentuk kelompok yang anggotanya 4-5 orang yang secara heterogen
b.    Guru memberikan wacana/kliping sesuai dengan topik pembelajaran
c.    Siswa bekerjasama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberikan tanggapan terhadap wacana/kliping dan ditulis pada selembar kertas
d.   Mempresentasikan/membacakan hasil kelompok
e.    Siswa diminta menulis wacana serupa dengan tema wacana yang telah dibicarakan
f.     Guru dan siswa membuat kesimpulan bersama
g.    Penutup

7.    Model Course Review Horay
Langkah-langkah:
a.    Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
b.    Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi
c.    Memberikan kesempatan siswa tanya jawab
d.   Untuk menguji pemahaman, siswa disuruh membuat kotak 9/16/25 sesuai dengan kebutuhan dan tiap kotak diisi angka sesuai dengan selera masing-masing siswa
e.    Guru membaca soal secara acak dan siswa menulis jawaban di dalam kotak yang nomornya disebutkan guru dan langsung didiskusikan, kalau benar diisi tanda benar (V) dan jika salah diisi dengan tanda silang (X)
f.     Siswa yang sudah mendapat tanda (V) harus segera berteriak horay atau yel-yel lainnya.
g.    Nilai siswa dihitung dari jawaban benar dan jumlah horay yang diperoleh
h.    Penutup

8.    Model Debat (Debate)
Langkah-langkah:
a.    Guru membagi dua kelompok peserta debat, yang terdiri satu pro dan yang lainnya kontra
b.    Guru memberikan tugas untuk membaca materi yang akan didebatkan oleh kedua kelompok
c.    Setelah selesai membaca materi. Guru menunjuk salah satu anggota kelompok pro untuk berbicara saat itu, selanjutnya ditanggapi atau dibalas oleh kelompok kontra demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa bisa mengemukakan pendapatnya
d.   Sementara siswa menyampaikan gagasannya guru menulis inti/ide-ide dari setiap pembicaraan di papan tulis, sampai sejumlah ide yang diharapkan guru terpenuhi
e.    Guru menambah konsep/ide yang belum terungkap
f.     Dari data-data di papan tersebut, guru mengajak siswa membuat simpulan/rangkuman yang mengacu pada tujuan yang ingin dicapai.

9.    Model Decision Making
Langkah-langkah:
a.    Guru menginformasikan tujuan dan perumusan masalah
b.    Secara klasikal tayangkan gambar, wacana atau kasus permasalahan yang sesuai dengan materi pelajaran atau kompetensi yang diharapkan
c.    Buatlah pertanyaan agar siswa dapat merumuskan permasalahan sesuai dengan gambar, wacana atau kasus yang disajikan
d.   Secara kelompok siswa diminta mengidentifikasikan permasalahan dan membuat alternatif pemecahannya
e.    Secara kelompok/individu siswa diminta mengidentifikasi permasalahan yang terdapat di lingkungan sekitar siswa yang sesuai dengan materi yang dibahas dan cara pemecahannya
f.     Secara kelompok/ individu siswa diminta mengemukakan alasan mereka memilih alternatif tersebut
g.    Secara kelompok/individu siswa diminta mencari penyebab terjadinya masalah tersebut
h.    Secara kelompok/individu siswa diminta mengemukakan tindakan untuk mencegah terjadinya masalah tersebut

10.    Model Examples Non Examples
Langkah-langkah:
a.    Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran
b.    Guru menempelkan gambar/wacana di papan atau ditayangkan lewat OHP
c.    Guru memberikan petunjuk dan memberi kesempatan pada siswa untuk memperhatikan gambar/wacana
d.   Melalui diskusi kelompok, siswa diminta untuk menganalisis dan mendeskripsikan/menginterpretasikan tugas tersebut
e.    Hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas, dan setiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusi
f.     Mulai dari komentar/hasil diskusi siswa, guru mulai menjelaskan materi sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai
g.    Simpulan/penutup
Catatan:
o   Mengupayakan siswa belajar aktif
o   Belajar dari pengalaman siswa
o   Pembelajaran kontekstual

11.   Model Group Investigation
Langkah-langkah:
a.    Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen
b.    Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok
c.    Guru memanggil ketua-ketua kelompok untuk membahas satu materi yang berbeda setiap kelompoknya
d.   Masing-masing kelompok membahas materi yang sudah ada secara kooperatif berisi penemuan
e.    Setelah selesai diskusi, ketua kelompok sebagai juru bicara menyampaikan hasil pembahasan kelompoknya
f.     Guru memberikan penjelasan singkat sekaligus memberi simpulan
g.    Evaluasi/penutup

12.  Model Group to Group Exchange
Langkah-langkah:
a.    Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen, diusahakan tugas masing-masing kelompok berbeda
b.    Berikan cukup waktu untuk berdiskusi dan mempersiapkan bagaimana mereka dapat menyajikan topik yang telah mereka kerjakan
c.    Bila diskusi telah selesai, mintalah kelompok memilih juru bicaranya. Undanglah setiap juru bicara menyampaikan kepada kelompok lain
d.   Setelah presentasi singkat, doronglah peserta didik bertanya pada presenter atau tawaran pandangan  mereka sendiri. Biarkan anggota juru bicara kelompok menanggapi
e.    Lanjutkan sisa presentasi agar setiap kelompok memberikan informasi dan merespon pertanyaan juga komentar peserta. Bandingkan dan bedakan pandangan serta informasi yang saling ditukarkan.

13.  Model Lingkaran Kecil-Lingkaran Besar (Inside-Outside-Circle)
Siswa saling membagi informasi pada saat yang bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur.
Langkah-langkah:
a.    Separuh kelas berdiri membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar
b.    Separuh kelas lainnya membentuk lingkaran di luar lingkaran pertama, menghadap ke dalam
c.    Dua siswa yang berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbagi informasi. Pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan.
d.   Kemudian siswa berada di lingkungan kecil diam di tempat, sementara siswa yang berada di lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam, sehingga masing-masing siswa mendapat pasangan baru.
e.    Sekarang giliran siswa berada di lingkungan besar yang membagi informasi. Demikian seterusnya.

14.  Model Jigsaw
Langkah-langkah:
a.    Siswa dibagi dalam beberapa kelompok, setiap kelompok beranggotakan 3-5 siswa
b.    Setiap kelompok diberi tugas sejumlah anggota kelompok (tiap siswa dalam kelompok mendapat tugas yang berbeda)
c.    Tiap siswa dalam kelompok membaca bagian tugas yang diperoleh
d.   Guru memerintah siswa yang mendapat tugas yang sama untuk berkumpul membentuk kelompok baru (kelompok ahli) mendiskusikan tugas yang sama
e.    Setiap siswa hendaknya memahami dan mencatat hasil diskusinya untuk dilaporkan dalam kelompok asal
f.     Setelah selesai sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian menyampaikan hasil diskusinya kepada teman lain dalam kelompoknya tentang tugas yang mereka kuasai secara bergilir
g.    Setelah seluruh siswa selesai melaporkan, guru menunjuk salah satu kelompok untuk menyampaikan hasilnya, kelompok lain menanggapi dan guru mengklarifikasi jawaban yang kurang sempurna
h.    Simpulan bersama guru dan siswa

15.  Model Kepala Bernomor (Numbered Heads Together)
Langkah-langkah:
a.    Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor kepala
b.    Guru memberikan tugas, diupayakan setiap kelompok mendapat tugas yang berbeda, dan masing-masing kelompok mengerjakannya
c.    Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar, tiap anggota kelompok mencatat hasil diskusi
d.   Setiap anggota kelompok memiliki tanggung jawab dan kesempatan yang sama untuk melaporkan hasil diskusinya
e.    Guru memanggil salah satu nomor siswa dalam kelompok tertentu untuk melaporkan hasil diskusinya
f.     Tanggapan dari teman yang lain dalam kelompoknya, kemudian dapat disempurnakan dari kelompok lain
g.    Selanjutnya guru menunjuk nomor yang lain di kelompok lain dengan tugas yang berbeda
h.    Simpulan/klarifikasi guru

16.  Model Kepala Bernomor Struktur
Langkah-langkah:
a.    Siswa dibagi dalam kelompok, dan setiap siswa mendapat nomor kepala
b.    Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomornya terhadap tugas yang berangkai. Misalnya: Siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa nomor dua mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan hasil pekerjaan dan seterusnya.
c.    Jika perlu, guru bisa menyuruh kerjasama antar kelompok. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. Dalam kesempatan ini siswa dengan tugas yang sama bisa saling membantu atau mencocokkan hasil kerjasama mereka
d.   Laporan hasil kelompok dan tanggapan dari kelompok yang lain
e.    Simpulan
Catatan:
o   Mengupayakan siswa belajar aktif
o   Teknik Cooperatif Learning
o   Guru dapat memodifikasi

17.  Model Mencari Pasangan (Make-A Match)
Langkah-langkah:
a.    Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review, sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban
b.    Setiap siswa mendapat satu buah kartu
c.    Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang
d.   Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban)
e.    Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin
f.     Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari siswa yang lain
g.    Demikian seterusnya
h.    Simpulan
i.      Penutup

18.  Model Pemetaan Pikiran  (Mind Mapping)
Sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk menemukan alternatif jawaban.
Langkah-langkah:
a.    Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
b.    Guru mengemukakan konsep/permasalahan yang akan ditanggapi oleh siswa. Sebaiknya permasalahan yang mempunyai alternatif jawaban
c.    Membentuk kelompok yang anggotanya 2-3 orang
d.   Tiap kelompok menginventarisasi/mencatat alternatif jawaban hasil diskusi
e.    Setiap kelompok (atau diacak kelompok tertentu) membacakan hasil diskusinya dan guru mencatat di papan dan mengelompokkan sesuai kebutuhan guru
f.     Dari data-data di papan siswa diminta membuat kesimpulan atau guru memberi bandingan sesuai konsep yang disediakan guru

19.  Model Picture and Picture
Langkah-langkah:
a.    Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
b.    Menyajikan materi sebagai pengantar
c.    Guru menunjukkan/memperlihatkan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi yang disajikan
d.   Guru menunjuk/memanggil siswa secara bergantian untuk memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis
e.    Guru menanyakan alasan/dasar pemikiran urutan gambar tersebut
f.     Dari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menanamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
g.    Simpulan/rangkuman

20.  Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah (Problem Based Introduction /PBI)
Model ini memusatkan pada masalah kehidupannya yang bermakna bagi siswa, peran guru menyajikan masalah, mengajukan pertanyaan dan memfasilitasi penyelidikan dan dialog.
Langkah-langkah:
a.    Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan sarana yang dibutuhkan, memotivasi siswa untuk terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih
b.    Guru membantu siswa merumuskan dan mengorganisasikan tugas yang berhubungan dengan masalah yang dipilih (menetapkan topik, tugas, jadwal, dll)
c.    Guru memantau siswa untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan, melaksanakan eksperimen atau penelitian untuk mendapat data yang akurat, pengumpulan data, analisa data untuk menguji hipotesa, atau mendeskripsikan temuan yang diperoleh (refleksi, atau evaluasi) terhadap penelitian yang mereka rencanakan
d.   Guru membantu siswa dalam menyusun laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya

21.  Model Role Playing
Langkah-langkah:
a.    Guru menyiapkan/menyusun skenario yang akan ditampilkan
b.    Menunjuk beberapa siswa untuk mempelajari skenario sebelum berlangsungnya pembelajaran
c.    Guru membentuk kelompok siswa yang anggotanya 5 orang
d.   Memberikan penjelasan tentang kompetensi yang ingin dicapai dalam pembelajaran
e.    Memanggil para siswa yang sudah ditunjuk untuk melakukan skenario yang sudah dipersiapkan
f.     Masing-masing siswa duduk dikelompoknya masing-masing sambil memperhatikan/mengamati skenario yang sedang diperagakan
g.    Setelah selesai dipentaskan, masing-masing siswa diberikan kertas sebagai lembar kerja untuk membahas
h.    Masing-masing kelompok menyampaikan hasil kesimpulannya
i.      Guru memberikan simpulan secara umum
j.      Evaluasi
k.    Penutup

22.  Model Scrambel
Media yang digunakan:
Ø Buatlah pertanyaan yang sesuai dengan TPK
Ø Buat jawaban yang diacak hurufnya

Langkah-langkah :
a.    Guru menyajikan materi yang sesuai dengan materi
b.    Membagikan lembar kerja sesuai contoh

Contoh:
Susunlah huruf-huruf pada kolom B sehingga merupakan kata kunci (jawaban) dari pertanyaan kolom A!

A

1.      ..... merupakan Ibu Kota Indonesia.
2.      Nilai mata uang Indonesia adalah .....
3.      Palembang terletak di pulau .....
4.      Yogyakarta terkenal dengan sebutan kota .....
5.      Sungai ..... terletak di Kota Palembang.


B

1.      KARTAJA
2.      PIRUAH
3.      MASUTERA
4.      DEGUG
5.      SIUM

23.    Model Snowball Throwing
Langkah-langkah:
a.    Guru menyampaikan materi yang akan disajikan
b.    Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi
c.    Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya, kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya
d.   Kemudian masing-masing siswa diberikan satu lembar kerja, untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok
e.    Kemudian kertas tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain selama + 5 menit
f.     Setelah siswa dapat satu bola/satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian
g.    Guru memberikan kesimpulan
h.    Evaluasi
i.      Penutup

24.  Model Student Facilitator and Explaining
Siswa mempresentasikan ide/pendapat pada rekan peserta lainnya.
Langkah-langkah:
a.    Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
b.    Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi
c.    Memberikan kesempatan siswa untuk menjelaskan kepada pesarta lainnya baik melalui bagan/peta konsep maupun yang lainnya
d.   Guru menyimpulkan ide/pendapat dari siswa
e.    Guru menerangkan semua materi yang disajikan saat itu
f.     Penutup

25.  Model Tim Siswa - Kelompok Prestasi (Student Teams- Achievement Division)
Langkah-langkah:
a.    Membentuk kelompok yang beranggotakan 3-5 orang secara heterogen
b.    Guru menyajikan materi pelajaran
c.    Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan anggota kelompok yang menguasai diminta menjelaskan pada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti/memahami
d.   Guru memberikan kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu
e.    Guru memberi evaluasi
f.     Simpulan

26.  Model Take and Give
Media yang digunakan:
Ø Buat kartu ukuran + 10 x 15 cm untuk sejumlah siswa, setiap kartu berisi sub materi (yang berbeda dengan kartu lainnya, materi sesuai dengan kompetensi)
Ø Kartu kontrol sejumlah siswa
(Contoh: Nama siswa             sub materi)

Langkah-langkah:
a.    Siapkan kelas sebagaimana mestinya
b.    Jelaskan materi sesuai kompetensi + 45 menit
c.    Untuk memantapkan penguasaan siswa, setiap siswa diberi masing-masing satu kartu untuk dipelajari (dihapal) lebih kurang 5 menit
d.   Semua siswa disuruh berdiri dan mencari pasangan untuk saling menginformasikan materi sesuai kartu masing-masing, dan setiap siswa harus mencatat nama pasangannya pada kartu kontrol
e.    Demikian seterusnya sampai setiap peserta dapat saling memberi dan menerima materi masing-masing
f.     Untuk mengevaluasi keberhasilan, berikan siswa pertanyaan yang sesuai dengan kartunya (kartu orang lain)
g.    Simpulan

27.  Model Talking Stik
Langkah-langkah:
a.    Guru menyiapkan sebuah tongkat
b.    Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari, kemudian memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca dan mempelajari materi pada buku pegangannya atau buku paketnya
c.    Setelah selesai membaca buku dan mempelajarinya, lalu menyuruh siswa untuk menutup bukunya
d.   Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada siswa, setelah itu guru memberikan pertanyaan dan siswa yang memegang tongkat tersebut harus menjawabnya. Demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa mendapat bagian untuk menjawab pertanyaan dari guru
e.    Guru memberikan kesimpulan
f.     Evaluasi
g.    Simpulan

28.  Model Tebak Kata
Media yang digunakan:
Ø Buat kartu ukuran 10 x 10 cm dan isilah ciri-ciri atau kata-kata lainnya yang mengarah pada jawaban (istilah) pada kartu yang ingin ditebak.
Ø Buat kartu ukuran 5 x 2 cm untuk menulis kata/istilah yang mau ditebak. Kartu ini nanti dilipat dan ditempel pada dahi/diselipkan di telinga.

Langkah-langkah:
a.    Jelaskan materi + 45 menit
b.    Suruhlah siswa berdiri di depan kelas dan berpasangan
c.    Seorang siswa diberi kartu yang berukuran 10 x 10 Cm yang nanti dibacakan pada pasangannya. Seorang siswa lainnya diberi kartu berukuran 5 x 2 Cm yang isinya tidak boleh dibaca (dilipat) kemudian ditempelkan di dahi atau diselipkan di telinga
d.   Sementara siswa yang membawa kartu 10 x 10 Cm membacakan kata-kata yang tertulis didalamnya. Sementara pasangannya menebak apa yang dimaksud pada kartu 10 x 10 Cm. Jawab dengan tepat dan sesuai yang tertulis pada kartu yang ditempel di dahi
e.    Apabila jawabannya tepat (sesuai yang tertulis pada kartu) maka pasangan ini boleh duduk. Bila belum tepat pada waktu yang telah ditetapkan boleh mengarahkan dengan kata-kata lain asal jangan langsung memberi jawabannya
f.     Dan seterusnya sampai selesai
g.    Penutup dan simpulan

29.  Model Think Pair and Share
Langkah-langkah:
a.    Guru menyampaikan inti materi dan kompetensi yang ingin dicapai
b.    Siswa diminta untuk berfikir tentang materi/permasalahan yang disampaikan oleh guru
c.    Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya dan mengutarakan hasil pemikirannya masing-masing
d.   Guru memimpin pleno kecil diskusi, dan setiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya
e.    Berawal dari kegiatan tersebut mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkapkan para siswa
f.     Penutup dan simpulan

30.  Model Word Square
Media yang digunakan:
Ø Buat kotak sesuai keperluan
Ø Buat kotak sesuai dengan materi

Langkah-langkah:
a.    Sampaikan materi sesuai kompetensi
b.    Bagikan lembar kegiatan sesuai contoh
c.    Siswa disuruh menjawab soal kemudian mengarsir huruf dalam kotak sesuai jawaban
d.   Berikan poin setiap jawaban dalam kotak.

31.  Model Kepala Bernomor Struktur
Langkah-langkah:
a.    Siswa dibagi dalam kelompok, dan setiap siswa mendapat nomor kepala
b.    Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomornya terhadap tugas yang berangkai. Misalnya: Siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa nomor dua mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan hasil pekerjaan dan seterusnya.
c.    Jika perlu, guru bisa menyuruh kerjasama antar kelompok. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. Dalam kesempatan ini siswa dengan tugas yang sama bisa saling membantu atau mencocokkan hasil kerjasama mereka
d.   Laporan hasil kelompok dan tanggapan dari kelompok yang lain
e.    Simpulan

32.    Model Group Investigation
Langkah-langkah :
a.    Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen
b.    Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok
c.    Guru memanggil ketua-ketua untuk satu materi tugas sehingga satu kelompok mendapat tugas satu materi/tugas yang berbeda dari kelompok lain
d.   Masing-masing kelompok membahas materi yang sudah ada secara kooperatif berisi penemuan
e.    Setelah selesai diskusi, lewat juru bicara, ketua menyampaikan hasil pembahasan kelompok
f.     Guru memberikan penjelasan singkat sekaligus memberi kesimpulan
g.    Evaluasi
h.    Penutup

33.    Model Explicit Intruction (Pengajaran Langsung)
Pembelajaran langsung khusus dirancang untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan proseduran dan pengetahuan deklaratif yang dapat diajarkan  dengan pola selangkah demi selangklah
Langkah-langkah :
a.    Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa
b.    Mendemonstrasikan pengetahuan dan ketrampilan
c.    Membimbing pelatihan
d.   Mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik
e.    Memberikan kesempatan untuk latihan lanjutan

34.    Model Demonstration
(Khusus materi yang memerlukan peragaan atau percobaan misalnya Gussen)
Langkah-langkah :
a.    Guru menyampaikan TPK
b.    Guru menyajikan gambaran sekilas materi yang akan dismpaikan
c.    Siapkan bahan atau alat yang diperlukan
d.   Menunjukan salah seorang siswa untuk mendemontrasikan sesuai skenario yang telah disiapkan
e.    Seluruh siswa memperhatikan demontrasi dan menganalisa
f.     Tiap siswa atau kelompok mengemukakan hasil analisanya dan juga pengalaman siswa didemontrasikan
g.    Guru membuat kesimpulan

35.    Model Coplette Sentense
Media yang digunakan:
Ø Siapkan blangko isian berupa paragraf yang kalimatnya belum lengkap

Langkah-langkah :
a.    Guru menyampaikan yang ingin dicapai
b.    Menyampaikan materi secukupnya atau peserta disuruh membacakan buku atau model dengan waktu secukupnya
c.    Bentuk kelompok 2 atau 3 orang secara heterogen
d.   Bagikan lembar kerja berupa paragraf yang kalimatnya belum lengkap (lihat contoh)
e.    Peserta diharap berdiskusi untuk melengkapi kalimat dengan kunci jawaban yang tersedia
f.     Bicarakan bersama-sama anggota kelompok
g.    Setelah jawaban benar yang salah diperbaiki. Tiap peserta disuruh membaca berulang-ulang sampai mengerti atau hapal
h.    Kesimpulan

36.    Model Time Token Arends 1998
Struktur yang dapat digunakan untuk mengajarkan keterampilan sosial, untuk menghindari siswa mendominasi pembicaraan atau siswa diam sama sekali
Langkah-langkah :
a.    Kondisikan kelas untuk melaksanakan diskusi (cooperative learning / CL)
b.    Tiap siswa diberi kupon berbicara dengan waktu ± 30 detik. Tiap siswa diberi sejumlah nilai sesuai waktu keadaan
c.    Bila telah selesai bicara kopon yang dipegang siswa diserahkan. Setiap bebicara satu kupon
d.   Siswa yang telah habis kuponnya tak boleh bicara lagi. Yang masih pegang kupon harus bicara sampai kuponnya habis
e.     Dan seterusnya

37.    Model Pair Cheks Spencer Kagen 1993
Langkah-langkah:
a.    Bekerja berpasangan
Bentuk tim dalam pasangan-pasangan dua siswa dalam pasangan itu  mengerjakan soal yang pas sebab semua itu akan membantu melatih
b.    Pelatih mengecek
Apabila patner benar pelatih memberi kupon
c.    Bertukar peran
Seluruh patner bertukar peran dan mengurangi langkah 1 – 3
d.   Pasangan mengecek
Seluruh pasangan tim kembali bersama dan membandingkan jawaban
e.    Penegasan guru
Guru mengarahkan jawaban /ide sesuai konsep

38.    Model Keliling Kelompok
Masing-masing anggota kelompok mendapat kesempatan untuk memberikan kontribusi mereka dan mendengarkan pandangan dan pemikiran anggota lainnya
Langkah-langkah:
a.    Salah satu siswa dalam masing-masing kelompok menilai dengan memberikan pandangan dan pemikirannya mengenai tugas yang sedang mereka kerjakan
b.    Siswa berikutnya juga ikut memberikan kontribusinya
c.    Demikian seterusnya giliran bicara bisa dilaksanakan arah perputaran jarum jam atau dari kiri ke kanan

39.    Model Tari Bambu
Agar siswa saling berbagi informasi pada saat yang bersamaan dengan pasangan yang berbeda dalam waktu singkat secara teratur strategi ini cocok untuk materi yang membutuhkan pertukaran pengalaman pikiran dan onformasi antar siswa
Langkah-langkah:
a.    Separuh kelas atau seperempat jika jumlah siswa terlalu banyak berdiri berjajar. Jika ada cukup ruang mereka bisa berjajar di depan kelas. Kemungkinan lain adalah siswa berjajar di sela-sela deretan bangku. Cara yang kedua ini akan memudahkan pembentukan kelompok karena diperlukan waktu relatif singkat.
b.    Separuh kelas lainnya berjajar dan menghadap jajaran yang pertama
c.    Dua siswa yang berpasangan dari kedua jajaran berbagi sinformasi.
d.   Kemudian satu atau dua siswa yang berdiri di ujung salah satu jajaran pindah ke ujung lainnya di jajarannya. Jajaran ini kemudian bergeser. Dengan cara ini masing-masing siswa mendapat pasangan yang baru untuk berbagi. Pergeseran bisa dilakukan terus sesuai dengan kebutuhan  

40.    Model Dua Tinggal Dua Tamu (Two Stay Two Stray)
Memberi kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi dengan kelompok lainnya.
Langkah-langkah:
a.    Setelah selesai, dua orang dari masing-masing bertamu kedua kelompok yang lain.
b.    Dua orang yang tinggal dalam kelompok bertugas membagikan hasil kerja dan informasi mereka ke tamu mereka.
c.    Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan temuan mereka dari kelompok lain.
d.   Kelompok mencocokkan dan membahas hasil kerja mereka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar